Beberapa kali aku mendapat nasihat bahwa aku seharusnya tidak melakukan segala hal secara impulsif. Katanya, perencanaan merupakan hal yang perlu. Tidak bisa segala sesuatu ditentukan dengan lonjakan emosi saja. Kurasa, nasihat itu ada benarnya. Mungkin malah sangat benar. Namun salah peletakannya, karena mereka menasehatiku yang saat itu sedang tidak impulsif sama sekali. Maksudku, apa landasan mereka menilai tindakanku sebagai impulsif? Biar kubahas sedikit tentang impulsivitas, setidaknya agar kita bisa menyamakan persepsi sebelum mengajukan klaim bahwa aku impulsif atau tidak. Impulsif adalah keadaan di mana seseorang melakukan tindakan hanya didasari emosi, sehingga cenderung dapat tiba-tiba berubah, di luar rencana, tidak rasional ataupun tidak didukung alasan yang kuat. Tindakan impulsif terjadi karena ketidakmampuan untuk mengendalikan emosi. Memang ada kalanya aku tidak bisa mengendalikan emosiku, ada juga waktu di mana aku secara sengaja tidak mengendalikannya agar ia da...
Ke mana harus sembunyi? Sedang daun pun memiliki mata.