"Kalau menggambar tak menghasilkan uang, berhentilah menggambar" kata seseorang yang tak sengaja bertemu denganku di acara workshop komik kemarin. Uang? Apakah benar itu yang kuperlu? Egoku berontak, ada jawaban "setuju" di dalam diri, setuju terhadap omongan orang itu, setuju juga terhadap pertanyaanku mengenai perlu uang. "Tapi aku tak mau bekerja hanya untuk uang!" Muncul lagi satu pendapat. Robert berkata dalam bukunya "orang kaya tidak bekerja untuk uang, uang bekerja untuk mereka", di sana juga disebutkan bahwa punya banyak uang bukan berarti kaya, bisa juga budak yang dibayar tinggi. Bagaimana agar uang bekerja untuk manusia? Apa alasan bekerja selain uang? Tidak butuh uang, sama gilanya dengan cinta uang. Aku belum selesai dengan buku itu, belum juga paham betul akan konsep bekerja yang dimaksud oleh Robert. Aku juga belum selesai dengan pergumulanku terhadap pikiran dan egoku. Aku masih belum berani jika tanpa uang, a...
Ke mana harus sembunyi? Sedang daun pun memiliki mata.